Bahasa Indonesia

BIG mutakhirkan peta bahaya banjir di Sumatera Barat

BIG mutakhirkan peta bahaya banjir di Sumatera Barat

Jakarta (ANTARA) – Badan Informasi Geospasial (BIG) memutakhirkan peta bahaya banjir di Provinsi Sumatera Barat sebagai basis pengambilan keputusan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana banjir bandang disertai tanah longsor yang melanda di daerah itu.

Direktur Pemetaan Tematik BIG Gatot Haryo Pramono dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin, mengatakan bahwa pemutakhiran data geospasial ini mendesak dilakukan karena bentang lahan mengalami perubahan fisik signifikan pascabencana akibat erosi, sedimentasi, dan alih fungsi penutup lahan.

Sumatera Barat menjadi daerah selain Aceh dan Sumatera Utara yang dilanda bencana banjir disertai tanah longsor akibat fenomena Siklon Senyar dengan dampak kerusakan maupun korban jiwa secara signifikan pada November 2025. "Kondisi wilayah dapat berubah setelah banjir.

Kita perlu memastikan peta bahaya yang digunakan pemerintah benar-benar menggambarkan kondisi terkini dan divalidasi dengan kondisi di lapangan," kata Gatot.

زر الذهاب إلى الأعلى