Bahasa Indonesia

Pastikan EWS Berfungsi, Siaga Bencana Dimulai dari Peringatan Dini

Umbulharjo – melalui BPBD memperkuat kesiapsiagaan bencana melalui penguatan kapasitas masyarakat, sistem peringatan dini, dan edukasi kebencanaan. Langkah ini dilakukan agar masyarakat mampu mengenali ancaman dan mengambil tindakan yang tepat saat bencana terjadi. Kepala Pelaksana BPBD Kota Yogyakarta, Nur Hidayat, mengatakan kesiapsiagaan mencakup kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia.

Masyarakat perlu memahami potensi ancaman di lingkungannya serta mengetahui cara menyelamatkan diri. “Kesiapsiagaan itu bagaimana kita membangun ketangguhan, baik dari sisi infrastruktur maupun sumber daya manusianya. Masyarakat harus tahu ancamannya apa dan bagaimana cara menyelamatkan diri,” jelasnya saat dikonfirmasi pada Kamis (10/9/2026). Upaya tersebut salah satunya diwujudkan melalui Kampung Tangguh Bencana (KTB).

BPBD Kota Yogyakarta telah membentuk KTB di seluruh 169 kampung sebagai wadah penguatan kapasitas masyarakat melalui pengenalan ancaman bencana, pemahaman jalur evakuasi, keterampilan penanganan bencana, penggunaan peralatan penyelamatan sederhana, dan simulasi. Selain kapasitas masyarakat, ketersediaan data dan informasi menjadi bagian penting dalam penanganan bencana.

Informasi yang dihimpun BPBD harus melalui proses verifikasi sebelum disampaikan kepada masyarakat.

زر الذهاب إلى الأعلى