Arab Saudi laporkan kebakaran di fasilitas energi usai serangan Houthi

Istanbul (ANTARA) – Kementerian Energi Arab Saudi melaporkan kebakaran terjadi di sejumlah fasilitas energi di Arab Saudi bagian selatan setelah serangan yang menargetkan fasilitas tersebut. Kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan pada Selasa mengatakan serangan itu menyebabkan penghentian sementara sejumlah kegiatan operasional di fasilitas yang menjadi sasaran.
“Tim khusus telah mulai menangani kebakaran dan mengamankan lokasi yang terdampak,” demikian pernyataan tersebut. Pernyataan itu disampaikan setelah otoritas Saudi pada Selasa dini hari waktu setempat mengatakan serangan kelompok Houthi Yaman menargetkan fasilitas sipil dan ekonomi di kota Abha, Khamis Mushait, Jazan, dan Najran di wilayah selatan.
Sedikitnya 73 warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, dilaporkan terluka dalam serangan tersebut. Koalisi pimpinan Arab Saudi menyebut serangan itu sebagai eskalasi berbahaya dan berjanji mengambil langkah-langkah operasional yang diperlukan untuk menetralisir sumber ancaman. Pertempuran baru-baru ini memicu kekhawatiran akan kembalinya konflik berskala penuh, yang dapat mengakhiri periode relatif tenang sejak April 2022.
Yaman telah mengalami hampir 12 tahun perang sejak kelompok Houthi yang didukung Iran merebut ibu kota Sanaa pada 2014.




