Nagoya ditetapkan sebagai wilayah bencana akibat hujan lebat

Tokyo (ANTARA) – Pemerintah Kota Nagoya, Jepang, Rabu, mengumumkan untuk memberikan bantuan darurat di seluruh kota setelah terbentuk pita hujan linier atau senjo kosuitai yang mengguyur kawasan Tokai dengan curah hujan tertinggi sepanjang sejarah pada Selasa (8/9).
Pita hujan itu merupakan barisan awan cumulonimbus yang terbentuk secara berurutan di jalur yang sama, hingga menghasilkan hujan sangat lebat di lokasi relatif tetap selama beberapa jam. Akibatnya, banyak pekerja dan pelajar terpaksa menginap semalam di Nagoya setelah transportasi di kota itu lumpuh akibat hujan.
Sekitar 1.600 orang mengungsi di pusat-pusat evakuasi hingga Selasa, pukul 19.00 waktu setempat; sedangkan 200 kendaraan rusak akibat hujan hingga Rabu pagi, pukul 04.00 waktu setempat, demikian menurut pihak berwenang setempat.
Pada Rabu pagi, di sekitar Stasiun Nagoya, banyak komuter pekerja tampak kelelahan karena tidak bisa pulang ke rumah mereka, termasuk seorang wanita berusia 23 tahun dari Kasugai yang terpaksa menginap semalam di sebuah tempat karaoke dekat stasiun bersama seorang teman.



