Bahasa Indonesia

Keluarga Jadi Titik Awal, KPK Tanamkan Nilai Antikorupsi kepada ASN Bali

Keluarga Jadi Titik Awal, KPK Tanamkan Nilai Antikorupsi kepada ASN Bali

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong penguatan integritas aparatur sipil negara (ASN) dimulai dari lingkungan keluarga. Langkah ini dilakukan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Keluarga Berintegritas bagi ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dengan tema “Mewujudkan Keluarga Berintegritas Melalui Penanaman Nilai-Nilai Antikorupsi”.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Wiswa Sabha, Kantor Gubernur Bali, Kota Denpasar, Rabu (16/9), tersebut dihadiri Wakil Ketua KPK, Ibnu Basuki Widodo, dan Gubernur Bali, Wayan Koster. Bagi KPK, pembentukan budaya integritas tidak berhenti pada lingkungan kerja.

Keluarga menjadi ruang awal tempat seseorang membangun karakter, membentuk kebiasaan, serta belajar mengambil keputusan secara bertanggung jawab, termasuk ketika menghadapi tekanan dan tuntutan kehidupan. “Integritas tidak cukup hanya dibangun di lingkungan kerja.

Nilai-nilai antikorupsi perlu tumbuh dan dipraktikkan mulai dari keluarga, karena keluarga merupakan lingkungan pertama tempat seseorang belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian,” ujar Ibnu.

زر الذهاب إلى الأعلى