Bahasa Indonesia

WALHI: Pemerintah Gagal Atasi Karhutla, Kandas Hentikan Kebakaran TPA

WALHI: Pemerintah Gagal Atasi Karhutla, Kandas Hentikan Kebakaran TPA

Indonesia sedang menghadapi krisis lingkungan yang semakin serius. Di tengah kebakaran hutan dan lahan yang kembali menyelimuti berbagai daerah dan mengancam kesehatan masyarakat, kebakaran juga berulang terjadi di berbagai Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah. Asap beracun dari kebakaran ini memaksa warga menghirup udara tercemar, bahkan mengungsi dari tempat tinggalnya.

Berulangnya peristiwa ini menunjukkan kegagalan pemerintah dalam menjalankan tanggung jawab perlindungan lingkungan dan keselamatan warga.

Wahyu Eka Styawan, Pengampanye Urban Berkeadilan WALHI Nasional, menjelaskan sepanjang 2026 sedikitnya 15 TPA dilaporkan mengalami kebakaran, di antaranya TPA Telaga Punggur (Batam), TPA Jatiwaringin (Tangerang), TPA Pakusari (Jember), TPA Cipayung (Depok), TPA Sumur Batu (Bekasi), TPA Cikolotok (Purwakarta), TPA Benowo (Surabaya), TPA Dengung (Lebak), TPA Troketon (Klaten), TPA Malabar (Cilacap), TPA Kota Sorong, TPA Ciniru (Kuningan), TPA Nangkaleah (Tasikmalaya), dan TPA Putri Cempo (Solo).

Menurut WALHI, rentetan kejadian ini bukan kebetulan, melainkan gejala dari buruknya tata kelola sampah yang diperparah oleh musim kemarau panjang.

زر الذهاب إلى الأعلى