Puan minta aparat selidiki bekas karhutla langsung ditanami sawit

Jakarta (ANTARA) – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta kepada aparat terkait untuk menyelidiki beberapa persoalan lahan yang sudah hangus karena kebakaran hutan dan lahan (karhutla), tetapi langsung ditanami sawit. Dia menilai bahwa hal tersebut seharusnya tidak boleh terjadi dan harus segera diselidiki. Adapun, Presiden Prabowo Subianto juga sudah menyoroti terkait persoalan itu.
"Hal-hal yang terkait karhutla kemudian sudah berubah alih fungsi, kami akan meminta pihak yang terkait untuk menyelidiki hal itu," kata Puan usai rapat paripurna di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa. Menurut dia, DPR RI pun sudah memiliki tim yang bekerja khusus untuk mengawasi pemerintah agar dampak karhutla atau bencana bisa diatasi secepat mungkin.
Puan menilai permasalahan karhutla, bukan hanya berbicara penanganan kebakarannya saja. Dia mengatakan seluruh pihak juga perlu memperhatikan dampak karhutla pada berbagai bidang kehidupan masyarakat, seperti persoalan sosial, pendidikan, kesehatan hingga kesejahteraan.
"Seperti sekarang sudah ada masalah ISPA ( infeksi saluran pernapasan akut), kemudian kondisi anak-anak yang pendidikannya terganggu, itu juga harus segera teratasi dan bagaimana ke depannya itu harus segera ada solusinya," ucap Puan.




