Bahasa Indonesia

Pakar: 300 ton karbon lepas ke atmosfer per hektare gambut terbakar

Pakar: 300 ton karbon lepas ke atmosfer per hektare gambut terbakar

Bandung (ANTARA) – Pakar Ekologi dari Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) ITB Dr Elham Sumarga menyebutkan per hektare kawasan gambut yang terbakar melepaskan ratusan ton karbon ke atmosfer yang mempercepat perubahan iklim global.

Menurut Elham, hal itu juga yang dipastikan terjadi dalam kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) gambut di Kalimantan dan Sumatera pada puncak musim kemarau Agustus 2026, dan berlangsung hingga kini, yang tidak hanya memicu bencana asap, tetapi juga melepaskan ratusan ton karbon ke atmosfer.

"Per hektare lahan gambut yang terbakar, melepaskan hingga 300 ton karbon ke atmosfer, yang mempercepat laju perubahan iklim global," kata Elham di Bandung, Senin.

Terkait kebakaran lahan dan hutan di Sumatera dan Kalimantan, serta beberapa daerah di Indonesia, menurut Elham, pemicu utama krisis ekologis berulang ini terjadi akibat kombinasi anomali iklim El Niño dan pengeringan masif jutaan hektare lahan gambut.

زر الذهاب إلى الأعلى