Pemkot terus berupaya kurangi dampak abu vulkanik di Jakut

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota Jakarta Utara (Jakut) berupaya mengurangi dampak sebaran abu vulkanik letusan Gunung Anak Krakatau dengan melakukan penyemprotan menggunakan kendaraan street sweeper dan mengerahkan mobil damkar berteknologi smoke removal.
“Langkah ini merupakan upaya cepat untuk mengurangi dampak abu vulkanik yang berpotensi mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat,” kata Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara Edy Mulyanto di Jakarta, Senin.
Dia mengatakan dampak sebaran abu vulkanik dari aktivitas Gunung Anak Krakatau mulai dirasakan di wilayah Jakarta Utara dan pihaknya bergerak cepat dengan menggelar operasi mitigasi di sepanjang Jalan Yos Sudarso, Minggu (6/9).
Sebanyak 50 petugas gabungan dari berbagai instansi, mulai dari Suku Dinas Lingkungan Hidup, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, hingga Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), diterjunkan untuk membersihkan dampak abu vulkanik.



