Banjir di Bangkok Ganggu Operasional Thai Airways dan Pengungsi WNI
Banjir yang melanda Bangkok sejak akhir September 2026 menyebabkan gangguan operasional Thai Airways dan menimbulkan tumpukan bagasi di Bandara Internasional Suvarnabhumi. Sekitar 5.600 bagasi tertahan dan berdampak pada 330 penerbangan maskapai tersebut, sementara satu warga negara Indonesia (WNI) sempat terjebak banjir di hotel akibat genangan air.
Banjir berat yang terjadi selama 24 jam pada 24-25 September membuat sekitar 300 staf darat Thai Airways tidak dapat bekerja, sehingga menyebabkan hampir semua penerbangan mengalami keterlambatan. Maskapai bahkan harus mengurangi jadwal penerbangan harian hingga 30 persen untuk mengembalikan normal operasional, menurut CEO Thai Airways, Chai Eamsiri.
Chai mengakui penilaian awal perusahaan terhadap dampak banjir kurang tepat dan meminta maaf kepada penumpang atas gangguan yang terjadi. Penumpukan bagasi ditargetkan selesai dalam tiga hari, dan kompensasi sudah dibuka bagi penumpang terdampak.




