Kebakaran Hutan Kalimantan, Populasi Orang Utan Kian Terancam

International Union for Conservation of Nature (IUCN) menyebut bahwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menghanguskan hutan Kalimantan semakin mengancam populasi orang utan Kalimantan yang statusnya kini kritis atau terancam punah. Menurut laporan tersebut, titik api membakar area yang menjadi habitat bagi 52 persen populasi orang utan di Kalimantan, termasuk 13 dari 20 populasi terbesar yang tersisa.
"Paparan api dan asap memberikan dampak buruk yang terukur pada kondisi fisik, perilaku, serta ekosistem orang utan di habitat hutan gambut," demikian pernyataan IUCN, melansir AFP, Sabtu (26/9). SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Di tengah paparan asap pekat imbas kebakaran, orang utan menunjukkan gejala penurunan kadar lemak tubuh meskipun mereka makan dan beristirahat lebih banyak.
Hal ini mengindikasikan peningkatan kebutuhan energi, yang kemungkinan besar dipicu oleh sistem kekebalan tubuh yang harus bekerja ekstra keras. Selain orang utan, kebakaran hutan juga dilaporkan terjadi di habitat lima spesies owa yang tersebar di Sumatra dan Kalimantan.




