Bahasa Indonesia

Pengamat: Kebijakan investasi besar Presiden perlu diikuti pencegahan bencana

Pengamat: Kebijakan investasi besar Presiden perlu diikuti pencegahan bencana

Jakarta (ANTARA) – Pengamat kebijakan publik Sahala Jonedi Manalu menilai kebijakan Presiden Prabowo Subianto untuk investasi besar-besaran pada alat mitigasi bencana, perlu diikuti penguatan upaya pencegahan termasuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sahala mengapresiasi langkah pemerintah yang mengerahkan sumber daya besar untuk menghadapi karhutla, namun menilai keberhasilan penanganan bencana perlu diarahkan pada kemampuan mencegah kejadian berulang. "Bukan seberapa cepat kita memadamkan api, tetapi seberapa besar kapasitas kita untuk mencegah kejadian berulang," ujar Sahala dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, pendekatan penanganan karhutla perlu bergeser dari fire centric atau berfokus pada pemadaman menuju pencegahan dan mitigasi. Perubahan tersebut semakin diperlukan karena kondisi cuaca ekstrem dan musim kemarau yang lebih panjang membuat vegetasi dan lahan semakin kering sehingga mudah terbakar.

"El Nino Godzilla dan kemarau yang jauh lebih panjang dari biasanya memungkinkan vegetasi kita menjadi bahan bakar yang luar biasa untuk menjadikan kebakaran hutan dan lahan dengan skala yang lebih masif seperti sekarang," kata Sahala.

زر الذهاب إلى الأعلى