Khofifah nilai lukisan SBY cerminkan kondisi sosial Indonesia
Surabaya (ANTARA) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menilai lukisan Presiden Republik Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak hanya merefleksikan pengalaman personal, tetapi juga menggambarkan berbagai kondisi sosial Indonesia."Pak SBY sudah mengabdi pada negara lewat militer puluhan tahun sebelum kemudian menjadi kepala negara.
Lalu betapa setelah pengabdian itu, beliau mendedikasikan diri untuk dunia seni Indonesia," ujarnya, dalam keterangan diterima di Surabaya, Rabu. Khofifah mengatakan perjalanan SBY menunjukkan pengabdian kepada Indonesia dapat diwujudkan melalui berbagai bidang, termasuk seni setelah menyelesaikan perjalanan panjang di dunia militer dan pemerintahan.
Menurut dia, almarhumah Ani Yudhoyono menjadi salah satu sumber inspirasi utama SBY dalam berkarya sekaligus simbol cinta dan kenangan yang kuat dalam sejumlah lukisannya."Kita semua tahu kalau inspirasi utama Pak SBY adalah almarhumah Bu Ani dan cinta abadinya. Maka saya ingin menyoroti bahwa banyak lukisan beliau yang juga cerminan kondisi sosial Indonesia," ujarnya.
Salah satu karya yang mendapat perhatian Khofifah ialah lukisan berjudul The Day God Test Our Faith And Courage yang menggambarkan suasana setelah tsunami Aceh serta Masjid Raya Baiturrahman, yang tetap berdiri dan menjadi tempat perlindungan bagi masyarakat terdampak."Salah satu yang saya ingat dan tadi menyambut kami di bawah adalah gambar "The Day God Test Our Faith And Courage" yang bercerita tentang Tsunami dan bagaimana Masjid Raya Baiturrahman masih berdiri teguh dan jadi shelter untuk korban pada saat itu.


