BNPB masifkan penanganan karhutla di luar enam provinsi prioritas

Jakarta (ANTARA) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memasifkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di kawasan selain enam provinsi prioritas seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah.
Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam konferensi pers yang digelar secara daring di Jakarta, Selasa, menjelaskan langkah antisipatif tersebut diambil guna meredam dampak bencana yang lebih luas, terutama terkait dengan prediksi sebaran polusi udara pekat dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
"Kita lihat bahwa ada penebalan titik-titik asap di beberapa titik, sehingga ini kami imbau untuk menjadi waspada ataupun bijaksana dalam mengantisipasi adanya polutan yang tersebar di udara," katanya. Berton menjelaskan, operasi penanganan karhutla saat ini turut menyasar sejumlah kawasan seperti Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dan Gunung Butak di Jawa Timur.
Operasi di wilayah tersebut didukung oleh pengerahan satu unit helikopter pengebom air (water bombing).

