Bahasa Indonesia

Pesaing X dilarang pakai merek Twitter, tapi, boleh pakai “tweet”

Pesaing X dilarang pakai merek Twitter, tapi, boleh pakai "tweet"

Jakarta (ANTARA) – Pesaing platform jejaring sosial X yang baru-baru ini menyatakan diri sebagai Twitter, kini tidak bisa lagi menggunakan merek tersebut berdasarkan keputusan​​​​pengadilan federal di Delaware, Amerika Serikat. Seperti dilaporkan TechCrunch pada Jumat (4/9), platform yang didirikan oleh perusahaan rintisan Bluebird Operation itu awalnya diluncurkan dengan nama Twitter.now.

Kini mereka dilarang untuk menggunakan nama Twitter sebagai mereka dagang utamanya. Meski begitu hakim menemukan bahwa X mungkin telah melepaskan dua merek dagang terkait dengan istilah tweet dan logo burung sehingga keduanya tetap bisa digunakan oleh platform buatan Operation Bluebird.

Atas putusan itu, kini platform itu merubah identitas mereknya menjadi Tweet dan kini situs web-nya berubah menjadi tweet.app. Operation Bluebird membangun platform tersebut karena ingin meneruskan lagi apa yang ada di Twitter sebelum platform itu dibeli Elon Musk dan dirombak besar-besaran termasuk perubahan nama menjadi X.

Upaya menghidupkan kembali platform lama digagas oleh pengacara Michael Peroff dan Stephen Coates, nama yang terakhir pernah menjadi tim merek dagang Twitter.

زر الذهاب إلى الأعلى